Jumat, 10 April 2015

MEMBERANTAS 5 KELUHAN HATI


Pada siang hari dengan di iringgi hujan rintik-rintik terdengar di atas atap rumah orang saat berjalan menuju ke warnet.  Bersama kaki yang melangkah berbunyi “cret,cret.” Dengan langkah kaki yang sangat cepat ketika itu saya bersama Azka Azkiyatul  bergegas menuju warnet. Setiba di tempat itu, saya dan seorang memakai baju jean itu kebingungan mencari tempat duduk sambil mata melihat kanan dan kiri, akhirnya dapat juga yang tepat buat kita mencari tugas.
Melihat komputer dengan santai, sampai-sampai lupa bahwa nanti ada Mata Kuliah lagi, gadis itu bilang “Ria ntar kan ada kuliah lagi.” Saya menjawab “oh iya ya.” Sambil bergegas matikan komputer jarum kecil di pergelangan tangan ini menujukkan bahwa di angka 11 dan jarum besar di jarum 10. Ketika itu cuacana di luar masih hujan rintik-rintik, “gimana ria enaknya lanjut atau nunggu hujannya redah.” Kata dia si sepatu hijau, saya menjawab “lanjut aja biar tidak telat masuk mata kuliahnya Pak Prof Ali Aziz. “Kalau telat lagi di suruh sujud luh kata ku,” dengan terburuh-buruh ke tempat kos gadis berkerudung ungu itu agar nanti tidak telat masuk kuliah. Di tengah perjalanan tiba-tiba ada perkataan yang membuat saya tersenyum, “pean kalau jalan seperti pinguin,” hahahaha tertawa bersama si Azka itu.
Sesampai di tempat kos, cepat-cepat mengambil air wudhu dan sholat berjama’ah. Setelah sholat langsung makan dengan tersedak-sedak menelan makanan dengan waktu yang dikit, mungkin 10 menit-an menelan makanan tadi dan minum. Dengan kebingungan melihat jam udah mau ke pukul 12 pm. Bergegas-gegas kaki ini melangkah menuju kampus di iringi hujan yang menghuyur badan kita berdua dengan suara kaki “cret.. cret.. .” di tengah perjalanan ada pedagang pentol memakai payung besar berwarna-warni di rombongnya sambil jalan saya bertanya “pak payungnya boleh di pinjem ta? .” sambil di tertawakan sama dia memakai bawahan jeans dengan melihat aku yang agak aneh. Berjalan terus menuju gerbang kecil yang berwarna coklat itu yang hanya bisa di masuki orang 1, di jalan bertemu pedagang jualan buah, dengan jalan di depan rombongnya pelan-pelan dan berkata ke pedagang “pak boleh pinjam payungnya..” sambil senyum bapak bertopi itu, dan menjawab “iiya boleh bawah aja ke kampus neng.” Si neng Azka berkata “ hahaha kamu ini mak bisa aja ini kedua kalinya luh..” sambil senyum ketika mbk Azka berkata kepada aku.
Di depan gerbang yang cukup di lewati anak satu, tepatnya di belakang kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UIN SA). Melangkahkan kaki ini pelan-pelan karena banyak genangan air hujan di perjalanan, sampai tempat gedung A Dakwah langsung dech dengan berkecepatan tinggi langkah kaki ini mulai lelah saat menaiki anak tangga yang kira-kira anak tangganya 20-an sehingga tubuh ini berkeringgat hingga baju ini banyak keringgatnya sampai di wajah juga meneteskan keringat di baju ku yang berwarna biru matang. Sampai di kelas D1.211 pada pukul 11.54 pm, saya melihat kelas ini kok masih sepi. Oh iya lupa saya bahwa PESAN DARI PROF ALI AZIZ “Mohon beritahu teman2 bhwa yang blognya blum dikoment 20 orang dan blm mengupload catatan suasana kuliah kemarin diblognya DILARANG masuk kelas. Tks ada kemungkinan kuliah diajukan jam 12 krn pak faqih ada acara lain. Apa bisa teman2 shalat jamaah dhuhur dg saya jam 11.45 di kelas agar bisa start kuliah ON TIME? Jika ya teman2 harus sudah wudhu dan bawa koran untuk sajadah.”
Mata menatap kelas yang sepi dan sunyi itu lagi menjalankan perintah Bapak Pemilik Rumah Jalan Siwalankerto Tengah no. 66 Surabaya itu, hati kecil saya bilang “ Ya Allah saya belum bisa seperti yang di inginkan Bapak yang memakai baju putih itu,” sambil duduk di depan kelas D1.211, tiba-tiba ada teman yang datang yang bernama Ulfi, gadis ini sehari-harinya memakai kerudung syar’i. Di ajak ngobrol sambil memakan kuaci, saya bertanya “neng dapat dari mana kuaci ini?.” Sambil makan kuaci. di dalam hati berkata gak penting juga aku tanya begitu kepadanya, suasana yang sepi dan sunyi itu hanya terdengar suara saya dan mbk yang memakai baju buru itu. Ketika ada pria 2 mau masuk kelas dengan ekspresi yang tegang melihat pria berpakaian rapi yang 1 ini kok pernah lihat masak kakak kelas ku seh? “sambil memikir dan melihatinya.” Bapak ini mungkin Pak Faqih yang mau ngajar di kelas kita hati ini berbicara sendiri, mas yang memakai baju hem biru itu bertanya kepada saya. “ini waktunya Pak Prof Ali yaa??.” Sahut “iiya mas.” Langsung saja Bapak yang memakai baju yang rapi ini masuk ke dalam kelas D1.211.
Ketika masuk dalam kelas dengan pintu warna coklat dan tembok berwarna crem itu. Pak Prof dan anak-anak lainnya selesai sholat dhuhur berjama’ah, jam terus berputar, kemarin kesepakatan masuk jm 12.00 pm. Akhirnya terwujud juga, hati kecil berkata “memang tak semudah, orang di siplin waktu itu ya?.” Sambil mencari duduk, semua Mahasiswa di kelas itu mencari tempat duduk di belakang semuanya termasuk aku juga hehehehe.... Penulis Buku Best Seller 60 Menit Terapi Shalat Bahagia itu mengatakan “ngapain kalian duduk di belakang itu!! Ayo duduk di depan semuanya.” Sambil mengambil bangku menariknya ke depan agar cepat-cepat dapat di depan, eh lah kok dapat nomer 2 dari depan.
Sebelum Bapak baju garis hitam dan merah itu duduk, asistennya bingung mau taruh payungnya di mana? Dan beliau menyuruh taruh ke belakang pintu yang berwarna coklat. Terus mas berpakaian biru itu keluar dari kelas, langsung saja membuka laptop dan akan menerangkan karena beliau ini jadwalnya sangat padat Mantan Dekan FDK UINSA itu berbicara “Pak Faqih ini jam terbangnya sangat padat, sampai kalah saya sama beliau ini.” Pak Faqih menjelaskan dengan menggunakan LCD Proyektor yang ada di kelas, sayangnya Proyektornya tidak bisa di gunakan. Pada akhirnya salah satu Mahasiswa mengambil proyektor di kantor agar cepat berlangsung Mata Kuliah hari ini dengan Ridho Allah SWT.
Lelaki yang mempunyai 3 pesatren itu membuka laptopnya yang keluar di power point adalah kata-kata HIT sambil mengambil buku dan bulpoin untuk mecatat apa yang beliau katakan. Di antara kat HIT itu Hancurkan Penghalang, Impian-mu Tuliskanlah, Tingkatkan Valensi-mu. Nama panjang M. Nurudin Faqih Syarif menjelaskan “Penghalang yang tidak tampak itu apa?.” Mahasiswa yang duduknya di samping ku menjawab “males,” yaa di antaranya itu mas, tapi masih banyak.
1.      Pikiran Negatif
Memang kita tidak menyadari bahwa pikiran negatif ini banyak kita ucapkan setiap harinya dan Depresiasi diri, ciri-ciri orang yang depriasi diri itu adalah merendahkan diri, anak UNAS sekarang gamapang menyerah duluan, seharusnya mengerjakan soal-soal yang mudah dulu baru kemudian yang sulit-sulit. Terkadang anak remaja sekarang jarang memakai pikiran seperti itu. Akhir-akhir ini banyak kegalauan yang di alami oleh manusia, oleh karena itu berhati-hatilah dengan sifat syetan 3D yaitu Dengki, Dendam dan Dongkol. Kalau anda ada di antara sifat ini berarti sifatnya “syetan,” kata mahasiswa itu, beliau berucap “bukan saya luh,” hehehehe tertawalah semuanya. Saat itu suasananya tidak redup sehingga mulai termotivasi. Manusia tidak mau bedo’a masak kalah sama syetan!! Setan aja berdo’a kepada Allah. Apa doa setan kepada Allah hayoo.. doanya “berikanlah umur yang panjang kepada ku Ya Allah,” setan berdo’a aja di kabulkan, masak manusia kalah sama setan. Mendorong-mendorong keburukkan, dan menundah-nundah kebaikkan itu perbuatan setan.
2.      Usia
Jangan menganggap usia segini tidak bisa menggapai cita-cita yang belum kita capai. Janganlah menyerah, di usianya yang muda ini anak berumur 6 tahun udah bisa menulis buku Insya Allah anaknya Ustad AAGM. Apakah anak ini belum pantas untuk menulis buku. Lalu Bapak yang hitam manis ini menceritakan awalnya KFC Harland David "Colonel" Sanders


Pada tahun 1952, Kolonel Sanders menjual semua propertinya untuk berkeliling dari kota ke kota dan dari
 restoran ke restoran untuk menawarkan resepnya. Sebagai mantan koki, dia percaya bahwa resepnya akan diminati banyak restoran dan mau diajak bekerjasama untuk membuka usaha waralaba di bawah lisensinya. Sayangnya, lebih dari 1.000 restoran menolak resep yang ditawarkannya, tetapi dia tidak menyerah begitu saja dan terus berkeliling sampai tiba di restoran ke 1.008 yang mau membeli resepnya dan selanjutnya mengembangkan usaha waralaba yang diberi nama KFC. Sanders meninggal dunia pada tanggal 16 Desember 1980 akibat komplikasi Pneumonia dan Leukimia. Apakah ini pakek dalih. 
(lahir 9 September 1890 – meninggal 16 Desember 1980 pada umur 90 tahun) merupakan seorang pebisnis berkebangsaan Amerika Serikat yang ikut mendirikan Kentucky Fried Chicken (KFC). Dia mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya pada usia 65 tahun. Saat ini, usahanya telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam sistem masakan siap saji di dunia. Tetapi sebelum menuai kesuksesannya, selama 9 tahun Kolonel Sanders berusaha menyempurnakan metode memasak ayam dengan menggunakan sebelas bumbu dan rempah-rempah seperti yang dikenal saat ini. Dengan resep masakan tersebut, daging ayam menjadi sangat empuk, renyah, dan gurih. Dia juga menggunakan pressure cooker yang lebih cepat memasak ayam daripada penggorengan biasa dan meningkatkan cita rasanya, sehingga saat ini dikenal istilah restoran cepat saji atau fast food karena kecepatan memasak ayam dan kelezatan rasanya.
3.      Kesehatan
Kesehatan juga di buat alasan untuk bergerak lebih jauh apakah anda tau bahwa seorang pepeng yang terbaring tempat tidurnya masih bisa berkarya Nama Ferrasta Soebardi mungkin terdengar asing tapi jika menyebut nama Pepeng tentu sebagian masyarakat Indonesia cukup mengenal sosok seniman yang satu ini. Pria yang lahir di Sumenep, Madura, Jawa Timur, 23 September 1954 ini sudah lama berkibar di panggung hiburan Tanah Air khususnya dunia lawak. Pepeng mengawali karirnya saat masih berstatus sebagai mahasiswa pada tahun 1978. Saat itu, ia berhasil menjuarai Lomba Lawak Mahasiswa. Sementara posisi kedua dan ketiga ditempati Krisna Purwana dan Nana Krip.

Hampir setiap hari ada saja orang yang bertandang ke kediamannya di bilangan Kompleks Bumi Pusaka Cinere, Depok. Namun bukan untuk menaruh rasa iba, tapi justru menimba ilmu hidup dari Pepeng. Guyonan khas Madura selalu menjadi selingan segar ketika berbincang dengan para tamu yang mengunjunginya. Tetapi, setiap berbicara, Pepeng sejatinya dihujani rasa sakit. Karena guyonan segar dan sapaan hangatnya, lawan bicara sering lupa bahwa Pepeng sedang sakit. Pepeng justru mampu menebar semangat hidup dan tetap berhubungan dengan dunia luar lewat laptopnya.
Meski menderita penyakit yang belum ditemukan obatnya itu, Pepeng tidak larut dalam kesedihan. Ia masih bersemangat menatap masa depan sambil terus mengupayakan kesembuhan. Ketegaran untuk melawan penyakitnya itu juga berkat dorongan dari sang istri, Utami Mariam Siti Aisyah. Wanita yang sehari-hari akrab disapa Tami itu setia mencurahkan waktu dan tenaganya untuk merawat Pepeng. Tidak hanya itu, sejak sang suami bergulat dengan penyakitnya, Tami juga menggantikan peran Pepeng sebagai tulang punggung keluarga. Tami mencari nafkah sebagai penjahit busana muslimah. Melihat pengorbanan Tami, tekad Pepeng untuk sembuh semakin bertambah kuat. Meski raganya tak berdaya, ia tetap gigih menjalani kehidupan. Gelar master yang berhasil diraihnya di tahun 2006, belum cukup membuatnya puas. Ia berencana melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar doktor (S3). Semangat Pepeng ini sekaligus menunjukkan bahwa kondisi yang dialaminya saat ini tidak menjadi kendala untuk mengukir prestasi akademik.
Pada awal Januari 2011, setelah lama tak mengisi acara di televisi, Pepeng kembali tampil di layar kaca tvOne dalam acara talkshow Ketemu Pepeng yang tayang setiap Sabtu pukul 22:00 - 23:00 WIB. Talkshow inspiratif yang dikemas sebagai sebuah acara silaturahmi, pertemuan antara sahabat, idola maupun seorang pejabat itu menghadirkan sosok Pepeng dengan suara yang khas dan gaya humorisnya.
Perjuangan, semangat hidup dan suka duka yang dialaminya menjadi benang merah obrolan dengan setiap tamu yang hadir. Para tamu yang hadir adalah mereka yang mempunyai cerita yang inspiratif dan figur Pepeng akan menjadi teman bicara yang menarik sambil melontarkan lelucon yang ringan namun tetap berisi.
Ketemu Pepeng dilengkapi dengan hiburan musik yang dikemas sedemikian rupa sehingga grup musik yang tampil dan judul lagu yang dinyanyikan sesuai dengan tema acara tersebut. Apakah Talkshow Ketemu Pepeng akan seperti kuis Jari-jari? Di akun facebooknya Pepeng menjawab dengan gaya khasnya, "Ya nggak lah, hahahahahha. Saya mana bisa loncat-loncat kayak Jari jari?".
4.      IQ
Biasanya kita menyalahkan IQ kita,“halah aku iki ancen gak isok nulis. Gampang menyerah. Kata Pak Faqih “Latar Belakang Pendidikan,” seperti Andrie Wongso - Motivator Indonesia
Memiliki motivasi
dan tekad kuat untuk mencapai target itulah gambaran diri dari Andrie Wongso, Meskipun bergelar SDTT [Sekolah Dasar Tidak Tamat] namun berkat tekadnya yang kuat berhasil mengantarkan Andrie Wongso menjadi Motivator Nomor Satu di Indonesia. Andrie Wongso yang dilahirkan 6 Desember 1954 di kota Malang, Jawa Timur ini hidup dalam keterbatasan finansial, ia merupakan Anak ke-2 dari 3 bersaudara. Di usia 11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempat andrie kecil bersekolah ditutup. Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar. Di usia 22 tahun, Andrie memutuskan berangkat ke Jakarta demi mengubah nasib dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan jujur. Maka dimulailah kerja sebagai salesman produk sabun sampai pelayan toko.
Untuk mengisi waktu luang, Andrie muda yang semakin beranjak dewasa mendirikan sebuah perguruan kungfu bernama Hap Kun Do. Hingga akhirnya penghasilan dari melatih kungfu yang diperolehnya lebih besar daripada gaji sebagai pelayan toko. Di sinilah kembali muncul impian untuk menjadi bintang film. Andrie lalu keluar dari pekerjaannya dan berlatih kungfu secara intensif selama dua minggu, kemudian mengirimkan foto dan surat lamaran ke Hongkong. Meminjam istilah orang awam, dewi fortuna ternyata masih tidak berpihak kepadanya. Tiga bulan hidup dengan tanpa penghasilan bukan hal yang mudah untuk dilalui, sebab itu ia berusaha untuk memotivasi diri sendiri. Tiga bulan kemudian, buah karma baik menghampirinya. Andrie melamar sebagai bintang film dan diterima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja selama 3 tahun. Tahun 1980, untuk pertama kalinya Andrie ke luar negeri. Setelah melewati 3 tahun merasakan suka dukanya bermain film di Taiwan, Andrie tahu, dunia film bukanlah dunianya lalu dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia.
Sepulangnya ke Indonesia, dia pun memutuskan tidak akan memperpanjang kontraknya. Banyak orang menyatakan Andrie gagal karena tidak ada satu film pun yang diwakilinya sebagai bintang utama. Tetapi Andrie merasa dirinya sukses secara mental dalam memperjuangkan impian menjadi kenyataan. Menandai setiap peristiwa yang telah dilalui, Andrie gemar menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide membuat kartu ucapan kata-kata mutiara, dengan tujuan selain untuk memotivasi diri sendiri, juga untuk membantu memotivasi orang lain melalui kartu ucapan. Dibantu oleh sang kekasih Haryanti Lenny (sekarang istri)maka di Tahun 1985 lahirlah Harvest. Pada awalnya bisnis ini tidak berjalan dengan mudah, berbagai macam penolakan dan hambatan selalu menghampirinya. Dimulai dari penjualan kartu secara keliling dari sebuah kamar kost, usaha tersebut berjalan sukses. Hingga saat ini Harvest telah memiliki beberapa perusahaan pendamping. Boleh dibilang Andrie Wongso sejak tahun 80-an telah menjadi seorang motivator karena produk Harvest pada awalnya berupa kartu berisikan ucapan motivasi yang kemudian berkembang menjadi produk-produk inovatif lainnya. Tahun 1992 adalah momentum bagi Andrie Wongso untuk terjun secara total dalam bidang motivasi dari hasil 'pencerahan’ yang didapatkannya setelah mempelajari Buddhisme secara lebih mendalam.
Dalam bidang motivation training, Andrie menggagas sebuah pemikiran filosofis Action and Wisdom Motivation Training yang bersumber dari ajaran Buddha, yakni hukum tentang pikiran, hukum tentang perubahan dan hukum tentang sebab akibat. Filosofi terkenal dari Andrie Wongso adalah “Success is My Right” yang lahir enam tahun yang lalu. Pelatihan yang diberikan Andrie Wongso tidak terbatas hanya pada kalangan Buddhis, namun sudah merambah ke seluruh lapisan, baik perguruan tinggi, BUMN, perusahaan swasta, atlet dan lain-lain. Kemudian diversifikasi perusahaan pun dilakukan, merambah ke bidang holografi, perusahaan mainan, pengelola beberapa foodcourt dan untuk menaungi bidang pendidikan dan kepelatihan, Andrie mendirikan AW motivation training dan AW Publising, Multimedia serta membuka beberapa outlet AW Success Shop yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk motivasi.
Sejak tahun tahun 1989, dia menjadi pembicara/motivator intern PT. Harvindo Perkasa (Harvest Fans Club di berbagai kota), dan dari sinilah, kemudian ia sering melakukan training motivasi, tidak hanya untuk Harvindo tapi juga untuk berbagai perusahaan dan instansi. Kini, ia dijuluki sebagai Motivator No. 1 di Indonesia. Lalu, gelarnya ditambah TBS, yang artinya Tapi Bisa Sukses. Itulah Andrie Wongso, SDTT, TBS.
5.      Nasib

Terkadang kita percaya dengan primbon, zodiak dll. Bahwasannya Nasib bisa di rubah, ketika apa yang kamu inginkan atau impian-mu tulislah dan simpan di tempat terlihat. Misalnya di depan kamar tidur atau di atap atas, agar bisa di lihat waktu tidur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar