Pada siang hari dengan di iringgi
hujan rintik-rintik terdengar di atas atap rumah orang saat berjalan menuju ke
warnet. Bersama kaki yang melangkah
berbunyi “cret,cret.” Dengan langkah kaki yang sangat cepat ketika itu saya
bersama Azka Azkiyatul bergegas menuju
warnet. Setiba di tempat itu, saya dan seorang memakai baju jean itu
kebingungan mencari tempat duduk sambil mata melihat kanan dan kiri, akhirnya
dapat juga yang tepat buat kita mencari tugas.
Melihat komputer dengan santai,
sampai-sampai lupa bahwa nanti ada Mata Kuliah lagi, gadis itu bilang “Ria ntar
kan ada kuliah lagi.” Saya menjawab “oh iya ya.” Sambil bergegas matikan
komputer jarum kecil di pergelangan tangan ini menujukkan bahwa di angka 11 dan
jarum besar di jarum 10. Ketika itu cuacana di luar masih hujan rintik-rintik,
“gimana ria enaknya lanjut atau nunggu hujannya redah.” Kata dia si sepatu
hijau, saya menjawab “lanjut aja biar tidak telat masuk mata kuliahnya Pak Prof
Ali Aziz. “Kalau telat lagi di suruh sujud luh kata ku,” dengan terburuh-buruh
ke tempat kos gadis berkerudung ungu itu agar nanti tidak telat masuk kuliah.
Di tengah perjalanan tiba-tiba ada perkataan yang membuat saya tersenyum, “pean
kalau jalan seperti pinguin,” hahahaha tertawa bersama si Azka itu.
Sesampai di tempat kos,
cepat-cepat mengambil air wudhu dan sholat berjama’ah. Setelah sholat langsung
makan dengan tersedak-sedak menelan makanan dengan waktu yang dikit, mungkin 10
menit-an menelan makanan tadi dan minum. Dengan kebingungan melihat jam udah
mau ke pukul 12 pm. Bergegas-gegas kaki ini melangkah menuju kampus di iringi
hujan yang menghuyur badan kita berdua dengan suara kaki “cret.. cret.. .” di
tengah perjalanan ada pedagang pentol memakai payung besar berwarna-warni di
rombongnya sambil jalan saya bertanya “pak payungnya boleh di pinjem ta? .”
sambil di tertawakan sama dia memakai bawahan jeans dengan melihat aku yang
agak aneh. Berjalan terus menuju gerbang kecil yang berwarna coklat itu yang
hanya bisa di masuki orang 1, di jalan bertemu pedagang jualan buah, dengan
jalan di depan rombongnya pelan-pelan dan berkata ke pedagang “pak boleh pinjam
payungnya..” sambil senyum bapak bertopi itu, dan menjawab “iiya boleh bawah
aja ke kampus neng.” Si neng Azka berkata “ hahaha kamu ini mak bisa aja ini
kedua kalinya luh..” sambil senyum ketika mbk Azka berkata kepada aku.
Di depan
gerbang yang cukup di lewati anak satu, tepatnya di belakang kampus Universitas
Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UIN SA). Melangkahkan kaki ini pelan-pelan
karena banyak genangan air hujan di perjalanan, sampai tempat gedung A Dakwah
langsung dech dengan berkecepatan tinggi langkah kaki ini mulai lelah saat
menaiki anak tangga yang kira-kira anak tangganya 20-an sehingga tubuh ini
berkeringgat hingga baju ini banyak keringgatnya sampai di wajah juga
meneteskan keringat di baju ku yang berwarna biru matang. Sampai di kelas
D1.211 pada pukul 11.54 pm, saya melihat kelas ini kok masih sepi. Oh iya lupa
saya bahwa PESAN DARI PROF ALI AZIZ “Mohon beritahu teman2 bhwa yang blognya
blum dikoment 20 orang dan blm mengupload catatan suasana kuliah kemarin
diblognya DILARANG masuk kelas. Tks ada kemungkinan kuliah diajukan jam 12 krn
pak faqih ada acara lain. Apa bisa teman2 shalat jamaah dhuhur dg saya jam
11.45 di kelas agar bisa start kuliah ON TIME? Jika ya teman2 harus sudah wudhu
dan bawa koran untuk sajadah.”
Mata menatap
kelas yang sepi dan sunyi itu lagi menjalankan perintah Bapak Pemilik Rumah Jalan Siwalankerto Tengah no. 66
Surabaya itu, hati kecil saya bilang “ Ya Allah saya belum bisa seperti yang di
inginkan Bapak yang memakai baju putih itu,” sambil duduk di depan kelas
D1.211, tiba-tiba ada teman yang datang yang bernama Ulfi, gadis ini
sehari-harinya memakai kerudung syar’i. Di ajak ngobrol sambil memakan kuaci,
saya bertanya “neng dapat dari mana kuaci ini?.” Sambil makan kuaci. di dalam
hati berkata gak penting juga aku tanya begitu kepadanya, suasana yang sepi dan
sunyi itu hanya terdengar suara saya dan mbk yang memakai baju buru itu. Ketika
ada pria 2 mau masuk kelas dengan ekspresi yang tegang melihat pria berpakaian
rapi yang 1 ini kok pernah lihat masak kakak kelas ku seh? “sambil memikir dan
melihatinya.” Bapak ini mungkin Pak Faqih yang mau ngajar di kelas kita hati
ini berbicara sendiri, mas yang memakai baju hem biru itu bertanya kepada saya.
“ini waktunya Pak Prof Ali yaa??.” Sahut “iiya mas.” Langsung saja Bapak yang
memakai baju yang rapi ini masuk ke dalam kelas D1.211.
Ketika masuk dalam kelas dengan pintu warna coklat dan tembok berwarna
crem itu. Pak Prof dan anak-anak lainnya selesai sholat dhuhur berjama’ah, jam
terus berputar, kemarin kesepakatan masuk jm 12.00 pm. Akhirnya terwujud juga,
hati kecil berkata “memang tak semudah, orang di siplin waktu itu ya?.” Sambil mencari
duduk, semua Mahasiswa di kelas itu mencari tempat duduk di belakang semuanya
termasuk aku juga hehehehe.... Penulis Buku Best Seller 60 Menit Terapi Shalat
Bahagia itu mengatakan “ngapain kalian duduk di belakang itu!! Ayo duduk
di depan semuanya.” Sambil mengambil bangku menariknya ke depan agar
cepat-cepat dapat di depan, eh lah kok dapat nomer 2 dari depan.
Sebelum Bapak baju garis hitam dan merah itu duduk, asistennya bingung
mau taruh payungnya di mana? Dan beliau menyuruh taruh ke belakang pintu yang
berwarna coklat. Terus mas berpakaian biru itu keluar dari kelas, langsung saja
membuka laptop dan akan menerangkan karena beliau ini jadwalnya sangat padat Mantan
Dekan FDK UINSA itu berbicara “Pak Faqih ini jam terbangnya sangat
padat, sampai kalah saya sama beliau ini.” Pak Faqih menjelaskan dengan menggunakan
LCD Proyektor yang ada di kelas, sayangnya Proyektornya tidak bisa di gunakan. Pada
akhirnya salah satu Mahasiswa mengambil proyektor di kantor agar cepat
berlangsung Mata Kuliah hari ini dengan Ridho Allah SWT.
Lelaki yang mempunyai 3 pesatren itu membuka laptopnya yang keluar di
power point adalah kata-kata HIT sambil mengambil buku dan bulpoin untuk
mecatat apa yang beliau katakan. Di antara kat HIT itu Hancurkan Penghalang,
Impian-mu Tuliskanlah, Tingkatkan Valensi-mu. Nama panjang M. Nurudin Faqih
Syarif menjelaskan “Penghalang yang tidak tampak itu apa?.” Mahasiswa yang
duduknya di samping ku menjawab “males,” yaa di antaranya itu mas, tapi masih
banyak.
1. Pikiran Negatif
Memang kita tidak menyadari bahwa pikiran negatif ini banyak kita
ucapkan setiap harinya dan Depresiasi diri, ciri-ciri orang yang depriasi diri
itu adalah merendahkan diri, anak UNAS sekarang gamapang menyerah duluan,
seharusnya mengerjakan soal-soal yang mudah dulu baru kemudian yang
sulit-sulit. Terkadang anak remaja sekarang jarang memakai pikiran seperti itu.
Akhir-akhir ini banyak kegalauan yang di alami oleh manusia, oleh karena itu
berhati-hatilah dengan sifat syetan 3D yaitu Dengki, Dendam dan Dongkol. Kalau anda
ada di antara sifat ini berarti sifatnya “syetan,” kata mahasiswa itu, beliau
berucap “bukan saya luh,” hehehehe tertawalah semuanya. Saat itu suasananya
tidak redup sehingga mulai termotivasi. Manusia tidak mau bedo’a masak kalah
sama syetan!! Setan aja berdo’a kepada Allah. Apa doa setan kepada Allah
hayoo.. doanya “berikanlah umur yang panjang kepada ku Ya Allah,” setan berdo’a
aja di kabulkan, masak manusia kalah sama setan. Mendorong-mendorong
keburukkan, dan menundah-nundah kebaikkan itu perbuatan setan.
2. Usia
Jangan menganggap usia
segini tidak bisa menggapai cita-cita yang belum kita capai. Janganlah
menyerah, di usianya yang muda ini anak berumur 6 tahun udah bisa menulis buku
Insya Allah anaknya Ustad AAGM. Apakah anak ini belum pantas untuk menulis buku.
Lalu Bapak yang hitam manis ini menceritakan awalnya KFC Harland David "Colonel" Sanders
Pada tahun 1952, Kolonel Sanders menjual semua propertinya untuk berkeliling dari kota ke kota dan dari restoran ke restoran untuk menawarkan resepnya. Sebagai mantan koki, dia percaya bahwa resepnya akan diminati banyak restoran dan mau diajak bekerjasama untuk membuka usaha waralaba di bawah lisensinya. Sayangnya, lebih dari 1.000 restoran menolak resep yang ditawarkannya, tetapi dia tidak menyerah begitu saja dan terus berkeliling sampai tiba di restoran ke 1.008 yang mau membeli resepnya dan selanjutnya mengembangkan usaha waralaba yang diberi nama KFC. Sanders meninggal dunia pada tanggal 16 Desember 1980 akibat komplikasi Pneumonia dan Leukimia. Apakah ini pakek dalih. (lahir 9 September 1890 – meninggal 16 Desember 1980 pada umur 90 tahun) merupakan seorang pebisnis berkebangsaan Amerika Serikat yang ikut mendirikan Kentucky Fried Chicken (KFC). Dia mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya pada usia 65 tahun. Saat ini, usahanya telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam sistem masakan siap saji di dunia. Tetapi sebelum menuai kesuksesannya, selama 9 tahun Kolonel Sanders berusaha menyempurnakan metode memasak ayam dengan menggunakan sebelas bumbu dan rempah-rempah seperti yang dikenal saat ini. Dengan resep masakan tersebut, daging ayam menjadi sangat empuk, renyah, dan gurih. Dia juga menggunakan pressure cooker yang lebih cepat memasak ayam daripada penggorengan biasa dan meningkatkan cita rasanya, sehingga saat ini dikenal istilah restoran cepat saji atau fast food karena kecepatan memasak ayam dan kelezatan rasanya.
3. Kesehatan
Kesehatan juga di buat alasan untuk bergerak
lebih jauh apakah anda tau bahwa seorang pepeng yang terbaring tempat tidurnya
masih bisa berkarya Nama Ferrasta Soebardi mungkin terdengar asing tapi jika
menyebut nama Pepeng tentu sebagian masyarakat Indonesia cukup mengenal sosok
seniman yang satu ini. Pria yang lahir di Sumenep, Madura, Jawa Timur, 23
September 1954 ini sudah lama berkibar di panggung hiburan Tanah Air khususnya
dunia lawak. Pepeng mengawali karirnya saat masih berstatus sebagai mahasiswa
pada tahun 1978. Saat itu, ia berhasil menjuarai Lomba Lawak Mahasiswa.
Sementara posisi kedua dan ketiga ditempati Krisna Purwana dan Nana Krip.
Hampir setiap hari ada saja orang yang
bertandang ke kediamannya di bilangan Kompleks Bumi Pusaka Cinere, Depok. Namun
bukan untuk menaruh rasa iba, tapi justru menimba ilmu hidup dari Pepeng.
Guyonan khas Madura selalu menjadi selingan segar ketika berbincang dengan para
tamu yang mengunjunginya. Tetapi, setiap berbicara, Pepeng sejatinya dihujani
rasa sakit. Karena guyonan segar dan sapaan hangatnya, lawan bicara sering lupa
bahwa Pepeng sedang sakit. Pepeng justru mampu menebar semangat hidup dan tetap
berhubungan dengan dunia luar lewat laptopnya.
Meski menderita penyakit yang belum ditemukan
obatnya itu, Pepeng tidak larut dalam kesedihan. Ia masih bersemangat menatap
masa depan sambil terus mengupayakan kesembuhan. Ketegaran untuk melawan
penyakitnya itu juga berkat dorongan dari sang istri, Utami Mariam Siti Aisyah.
Wanita yang sehari-hari akrab disapa Tami itu setia mencurahkan waktu dan
tenaganya untuk merawat Pepeng. Tidak hanya itu, sejak sang suami bergulat
dengan penyakitnya, Tami juga menggantikan peran Pepeng sebagai tulang punggung
keluarga. Tami mencari nafkah sebagai penjahit busana muslimah. Melihat
pengorbanan Tami, tekad Pepeng untuk sembuh semakin bertambah kuat. Meski
raganya tak berdaya, ia tetap gigih menjalani kehidupan. Gelar master yang
berhasil diraihnya di tahun 2006, belum cukup membuatnya puas. Ia berencana
melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar doktor (S3). Semangat Pepeng ini
sekaligus menunjukkan bahwa kondisi yang dialaminya saat ini tidak menjadi
kendala untuk mengukir prestasi akademik.
Pada awal Januari 2011, setelah lama tak
mengisi acara di televisi, Pepeng kembali tampil di layar kaca tvOne dalam
acara talkshow Ketemu Pepeng yang tayang setiap Sabtu pukul 22:00 - 23:00 WIB.
Talkshow inspiratif yang dikemas sebagai sebuah acara silaturahmi, pertemuan
antara sahabat, idola maupun seorang pejabat itu menghadirkan sosok Pepeng
dengan suara yang khas dan gaya humorisnya.
Perjuangan, semangat hidup dan suka duka yang
dialaminya menjadi benang merah obrolan dengan setiap tamu yang hadir. Para
tamu yang hadir adalah mereka yang mempunyai cerita yang inspiratif dan figur
Pepeng akan menjadi teman bicara yang menarik sambil melontarkan lelucon yang
ringan namun tetap berisi.
Ketemu Pepeng dilengkapi dengan hiburan musik
yang dikemas sedemikian rupa sehingga grup musik yang tampil dan judul lagu
yang dinyanyikan sesuai dengan tema acara tersebut. Apakah Talkshow Ketemu
Pepeng akan seperti kuis Jari-jari? Di akun facebooknya Pepeng menjawab dengan
gaya khasnya, "Ya nggak lah, hahahahahha. Saya mana bisa loncat-loncat
kayak Jari jari?".
4.
IQ
Biasanya kita
menyalahkan IQ kita,“halah aku iki ancen gak isok nulis. Gampang menyerah. Kata
Pak Faqih “Latar Belakang Pendidikan,” seperti Andrie Wongso - Motivator
Indonesia
Memiliki motivasi
dan tekad kuat untuk
mencapai target itulah gambaran diri dari Andrie Wongso, Meskipun bergelar SDTT
[Sekolah Dasar Tidak Tamat] namun berkat tekadnya yang kuat berhasil
mengantarkan Andrie Wongso menjadi Motivator Nomor Satu di Indonesia. Andrie
Wongso yang dilahirkan 6 Desember 1954 di kota Malang, Jawa Timur ini hidup
dalam keterbatasan finansial, ia merupakan Anak ke-2 dari 3 bersaudara. Di usia
11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah
mandarin tempat andrie kecil bersekolah ditutup. Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak
Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun
kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan
kue ke toko-toko dan pasar. Di usia 22 tahun, Andrie memutuskan berangkat ke
Jakarta demi mengubah nasib dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di
depan dengan berani dan jujur. Maka dimulailah kerja sebagai salesman produk
sabun sampai pelayan toko.
Untuk mengisi waktu luang, Andrie muda yang
semakin beranjak dewasa mendirikan sebuah perguruan kungfu bernama Hap Kun Do.
Hingga akhirnya penghasilan dari melatih kungfu yang diperolehnya lebih besar
daripada gaji sebagai pelayan toko. Di sinilah kembali muncul impian untuk
menjadi bintang film. Andrie lalu keluar dari pekerjaannya dan berlatih kungfu
secara intensif selama dua minggu, kemudian mengirimkan foto dan surat lamaran
ke Hongkong. Meminjam istilah orang awam, dewi fortuna ternyata masih tidak
berpihak kepadanya. Tiga bulan hidup dengan tanpa penghasilan bukan hal yang
mudah untuk dilalui, sebab itu ia berusaha untuk memotivasi diri sendiri. Tiga
bulan kemudian, buah karma baik menghampirinya. Andrie melamar sebagai bintang
film dan diterima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja
selama 3 tahun. Tahun 1980, untuk pertama kalinya Andrie ke luar negeri.
Setelah melewati 3 tahun merasakan suka dukanya bermain film di Taiwan, Andrie
tahu, dunia film bukanlah dunianya lalu dia memutuskan untuk kembali ke
Indonesia.
Sepulangnya ke Indonesia, dia pun memutuskan
tidak akan memperpanjang kontraknya. Banyak orang menyatakan Andrie gagal
karena tidak ada satu film pun yang diwakilinya sebagai bintang utama. Tetapi
Andrie merasa dirinya sukses secara mental dalam memperjuangkan impian menjadi
kenyataan. Menandai setiap peristiwa yang telah dilalui, Andrie gemar
menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah
seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide
membuat kartu ucapan kata-kata mutiara, dengan tujuan selain untuk memotivasi
diri sendiri, juga untuk membantu memotivasi orang lain melalui kartu ucapan.
Dibantu oleh sang kekasih Haryanti Lenny (sekarang istri)maka di Tahun 1985
lahirlah Harvest. Pada awalnya bisnis ini tidak berjalan dengan mudah, berbagai
macam penolakan dan hambatan selalu menghampirinya. Dimulai dari penjualan
kartu secara keliling dari sebuah kamar kost, usaha tersebut berjalan sukses.
Hingga saat ini Harvest telah memiliki beberapa perusahaan pendamping. Boleh
dibilang Andrie Wongso sejak tahun 80-an telah menjadi seorang motivator karena
produk Harvest pada awalnya berupa kartu berisikan ucapan motivasi yang
kemudian berkembang menjadi produk-produk inovatif lainnya. Tahun 1992 adalah
momentum bagi Andrie Wongso untuk terjun secara total dalam bidang motivasi
dari hasil 'pencerahan’ yang didapatkannya setelah mempelajari Buddhisme secara
lebih mendalam.
Dalam bidang motivation training, Andrie
menggagas sebuah pemikiran filosofis Action and Wisdom Motivation Training yang
bersumber dari ajaran Buddha, yakni hukum tentang pikiran, hukum tentang
perubahan dan hukum tentang sebab akibat. Filosofi terkenal dari Andrie Wongso
adalah “Success is My Right” yang lahir enam tahun yang lalu. Pelatihan yang
diberikan Andrie Wongso tidak terbatas hanya pada kalangan Buddhis, namun sudah
merambah ke seluruh lapisan, baik perguruan tinggi, BUMN, perusahaan swasta,
atlet dan lain-lain. Kemudian diversifikasi perusahaan pun dilakukan, merambah
ke bidang holografi, perusahaan mainan, pengelola beberapa foodcourt dan untuk
menaungi bidang pendidikan dan kepelatihan, Andrie mendirikan AW motivation
training dan AW Publising, Multimedia serta membuka beberapa outlet AW Success
Shop yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk
motivasi.
Sejak tahun tahun 1989, dia menjadi
pembicara/motivator intern PT. Harvindo Perkasa (Harvest Fans Club di berbagai
kota), dan dari sinilah, kemudian ia sering melakukan training motivasi, tidak
hanya untuk Harvindo tapi juga untuk berbagai perusahaan dan instansi. Kini, ia
dijuluki sebagai Motivator No. 1 di Indonesia. Lalu, gelarnya ditambah TBS,
yang artinya Tapi Bisa Sukses. Itulah Andrie Wongso, SDTT, TBS.
5. Nasib
Terkadang kita
percaya dengan primbon, zodiak dll. Bahwasannya Nasib bisa di rubah, ketika apa
yang kamu inginkan atau impian-mu tulislah dan simpan di tempat terlihat. Misalnya
di depan kamar tidur atau di atap atas, agar bisa di lihat waktu tidur.
.jpg)
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar